Tampilkan postingan dengan label Puisi Alam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi Alam. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Mei 2011

Sajak Tentang Alam

Ku dengar gemercik ombak
Di genangan air karang
Biru kemayu menggoda kalbu
Suara merombak mendayu dayu

Deru angin bersiul siul di tepi
Pohon kelapa menahan gamparannya
Lambat laun sang surya terlelap
Menyisihkan cahayanya di atas kaca-kaca air laut

Raut muka ceria, Laut tertawa
Terlihat sesosok lelaki bertopi jerami
Mendayung sampan ke mulut pantai
Badan beraroma keringat dan tersiram air laut

Di heningnya sore beranjak kelabu
Suara kendaraan melintas dijalan berdebu
Memecahkan sepi sunyinya suasana pantai netsapa
Nan indah nian menawan
Yang dicipta oleh sang pencipta

Jumat, 05 November 2010

Ada apa dengan Alam ...

Daun Daun melihatkan kehijauanya..
Juga Air menyegarkan kesegarannya..
Flora Fauna tak lihatkan kepunahannya..
Dan Langit tak lihatkan kesedihannya...

Jika sebagian dedaunan menggugurkan tubuhnya..
ku tidak lagi menghirup udara yang segaar...
Sebagian dedaunan yang telah tercemaaar....
Karena ulah merekaa....

Jika sebagian air juga tak menyegarkan kesegaran kembali..
Ku tidak lagi merasakan kesegarannya..
Sebagian Air yang telah tercemar..
Karena ulah mereka....

Jika Sebagian Flora dan Fauna telah tiada ..
Ku tidak lagi melihat kemewahan hewan dan tumbuhan ..
Sebagian Flora Fauna yang telah punah...
Karena ulah mereka...

Dan Jika sebagian awan telah tiada...
Ku kan selalu terkena panasnya sinar mentari...
Sebagian awan yang telah tercemar..
Karena ulah merekaa ....

Ku rindu segalanya dari kalian..
Kan lestarikan alam segar yang telah tiadaa...
Takkan ku merusak alam yang elok ini..
Untuk anak bangsa di masa yang akan dataang...